Bangun Kebiasaan Baik untuk Hidup Lebih Sehat dan Bahagia

JEJAKFORENSIK.COM – Dalam rangka meningkatkan kesadaran akan pentingnya gaya hidup sehat dan kebiasaan positif, sebuah webinar bertema “Grand Wellness: Good Habit and Best Life” diselenggarakan secara interaktif. Acara ini dipandu oleh Ama sebagai host dan moderator, serta menghadirkan Daffa Salamah Muchtar, seorang manajer yayasan yang bergerak di bidang sosial, pendidikan, dan lingkungan hidup.

Memahami Apa Itu Habit

Di awal sesi, Kak Daffa mengajak peserta memahami makna dasar dari habit atau kebiasaan. Menurutnya, habit adalah kegiatan kecil dan sederhana yang bermanfaat bagi kehidupan kita, dan yang lama-kelamaan menjadi bagian dari diri kita secara otomatis.

“Tubuh dan pikiran kita bisa bekerja secara autopilot saat melakukan habit,” jelas Kak Daffa. “Karena itu, penting bagi kita untuk sadar dan memahami apakah kebiasaan yang dilakukan membawa dampak baik atau buruk ke depannya.”

Ia menambahkan bahwa tidak semua kebiasaan yang “dipaksakan” itu buruk. Kadang, paksaan justru diperlukan di awal untuk membentuk rutinitas baru yang lebih sehat dan produktif. “Yang penting, kita bisa memilah mana kebiasaan yang layak dipaksakan karena akan memberi hasil baik, dan mana yang justru harus ditinggalkan,” ujarnya.

Tiga Prinsip Dasar Membangun Good Habit

Lebih lanjut, Kak Daffa membagikan tiga prinsip dasar untuk membangun kebiasaan baik (Good Habit):

  1. Mulai dari hal kecil dan realistis.
    Jangan terburu-buru membuat target besar. Mulailah dari hal sederhana, seperti bangun pagi pukul 07.00, minum air putih dua liter setiap hari, atau membaca buku sebelum tidur. Kebiasaan kecil yang realistis lebih mudah dijalankan secara konsisten.
  2. Gunakan teknik Habit Stacking.
    Hubungkan kebiasaan baru dengan rutinitas lama agar lebih mudah dilakukan. Misalnya, setelah bangun pagi, langsung mandi dan bersiap memulai hari, atau membaca buku sebelum tidur di malam hari. Dengan begitu, habit baru akan terasa lebih alami.
  3. Buat kegiatan positif menjadi menyenangkan.
    Agar semangat tetap terjaga, berikan reward untuk diri sendiri setelah berhasil mencapai target. Hal sederhana seperti menikmati camilan favorit atau menonton film setelah menyelesaikan habit dapat menjadi bentuk apresiasi diri.

Menjaga Konsistensi Adalah Kunci

Menurut Kak Daffa, tantangan terbesar dalam membangun kebiasaan baik adalah menjaga konsistensi. Ia kemudian membagikan empat cara praktis agar habit bisa terus berjalan:

  1. Jangan bergantung pada motivasi.
    “Motivasi itu naik-turun dan tidak stabil,” ujar Kak Daffa. Karena itu, kebiasaan baik harus tetap dilakukan bahkan ketika mood sedang buruk. Disiplin lebih penting daripada menunggu motivasi datang.
  2. Terapkan “2 Day Rule”.
    Aturan ini berarti, jika terpaksa melewatkan kegiatan, jangan sampai lebih dari dua hari berturut-turut. Dengan batasan ini, konsistensi tetap terjaga dan kebiasaan tidak mudah hilang.
  3. Lakukan evaluasi mingguan.
    Evaluasi tidak perlu dilakukan setiap hari. Cukup setiap minggu untuk menilai apakah kebiasaan sudah berjalan baik dan bagian mana yang perlu diperbaiki.
  4. Temukan makna spiritual dan emosional.
    Kebiasaan yang memiliki nilai dan makna personal akan lebih mudah dijaga. Contohnya, membiasakan diri minum dua liter air per hari bukan sekadar rutinitas, tapi bentuk rasa syukur dan kepedulian terhadap kesehatan tubuh.

Praktik Langsung dengan Habit Tracker

Sesi berikutnya diisi dengan praktik membuat Habit Tracker. Kak Daffa memberikan lembaran berisi kolom-kolom yang dapat diisi peserta dengan kebiasaan baru yang ingin dijalankan. Setiap kali berhasil melakukannya, peserta dapat memberi tanda centang atau simbol tertentu sebagai bentuk penghargaan kecil untuk diri sendiri.

Melalui metode ini, peserta bisa lebih mudah memantau perkembangan dan melakukan evaluasi terhadap kebiasaan yang sedang dibangun. “Setiap tanda kecil di Habit Tracker adalah bukti perjalanan kita menuju versi diri yang lebih baik,” ujar Kak Daffa.

Setia pada Proses, Bukan Kesempurnaan

Menjelang akhir sesi, Kak Daffa memberikan pesan penutup yang menyentuh hati. Ia menekankan bahwa membangun kebiasaan baik bukan tentang seberapa sempurna kita melakukannya, melainkan tentang kesetiaan terhadap prosesnya.

“Setiap kebiasaan kecil yang kita bangun dapat menumbuhkan diri kita,” tuturnya. “Jangan fokus pada hasil instan, tapi nikmati perjalanan membangun versi terbaik dari diri sendiri.”

Webinar “Grand Wellness: Good Habit and Best Life” pun ditutup dengan semangat baru bagi para peserta untuk mulai membentuk kebiasaan positif — langkah kecil yang perlahan namun pasti membawa perubahan besar menuju hidup yang lebih sehat, bahagia, dan bermakna.***

Azzah/Freepik.com

Share this post :

Facebook
Twitter
LinkedIn
Pinterest

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Komunitas Jejak Forensik

Pintu Masuk Dunia Psikologi Forensik Ada di Grup WA Ini. Siap Gabung?
Latest News
Categories

Jangan Diam !

Jika kamu mengalami atau melihat kasus yang berkaitan dengan kekerasan, pelecehan, perundungan, atau masalah psikologis lainnya—jangan simpan sendiri.